Bali Zoo Gianyar Perkenalkan Jungle Encounter: Inovasi Wisata Edukasi Satwa Eksotik untuk Libur Nataru 2026
Gianyar, Bali, terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan dengan beragam atraksi yang menarik. Menjelang musim Libur Nataru 2026, Bali Zoo, salah satu kebun binatang terkemuka di Pulau Dewata, menghadirkan sebuah terobosan baru yang akan memanjakan pengunjungnya: wahana “Jungle Encounter”. Inovasi ini tidak hanya menawarkan hiburan liburan yang unik, tetapi juga pengalaman dekat satwa yang berharga, selaras dengan misi edukasi konservasi satwa.
Jungle Encounter: Pengalaman Dekat Satwa Eksotik yang Tak Terlupakan
Wahana baru Bali Zoo, “Jungle Encounter”, dirancang khusus untuk memberikan pengalaman yang lebih intim antara pengunjung dan satwa unik. Berlokasi strategis di gerbang Tamaki, di dalam area konservasi seluas 12 hektare, wahana ini menampilkan beragam satwa eksotik dan menarik. Pengunjung berkesempatan untuk melihat lebih dekat reptil seperti kadal tegu emas, kadal lidah biru, iguana, dan ular kulit jagung, hingga mamalia mungil seperti rakun, sulkata, rubah fennec, sigung, dan binturong.
Pengalaman dekat satwa ini tersedia dalam dua sesi setiap hari: pagi (pukul 10.00-11.30 WITA) dan siang (pukul 13.00-14.30 WITA). Kabar baiknya, untuk menikmati “Jungle Encounter”, pengunjung tidak akan dikenakan biaya tambahan karena sudah termasuk dalam harga tiket Bali Zoo. Namun, bagi yang ingin mengabadikan momen istimewa berfoto bersama satwa pilihan seperti rakun, sigung, atau rubah fennec, tersedia opsi dengan biaya terpisah.
Edukasi Konservasi Satwa: Membangun Kesadaran di Tengah Wisata Keluarga Bali
Lebih dari sekadar atraksi hiburan, Bali Zoo mengemban peran penting sebagai lembaga edukasi dan konservasi satwa. Kehadiran “Jungle Encounter” diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata baru sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian hewan dilindungi di kalangan pengunjung. Dengan interaksi yang lebih personal, setiap individu, khususnya keluarga yang berlibur di Bali, diajak untuk memahami nilai dan keunikan setiap spesies.
Sebagai salah satu kebun binatang terkemuka di Gianyar, Bali, yang berdiri sejak tahun 2002, Bali Zoo saat ini menaungi sekitar 500 satwa dari 65 spesies berbeda. Koleksi ini mencakup satwa endemik Bali, Indonesia, serta dari benua Afrika dan Asia. Upaya edukasi konservasi satwa menjadi fokus utama, menjadikan Bali Zoo pilihan destinasi wisata Bali yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga mendidik.
Antisipasi Peningkatan Kunjungan Wisatawan di Libur Nataru 2026
Peluncuran wahana baru ini merupakan strategi Bali Zoo untuk menyambut peningkatan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, khususnya selama momentum Libur Natal dan Tahun Baru 2026. Dengan penambahan atraksi kebun binatang yang inovatif ini, Bali Zoo optimis dapat menarik lebih banyak pengunjung.
Data menunjukkan bahwa rata-rata pengunjung harian Bali Zoo mencapai 600-800 orang pada hari biasa, dan meningkat menjadi 1.000-1.200 orang saat akhir pekan. Namun, pada periode libur panjang seperti Nataru, jumlah kunjungan diperkirakan akan melonjak signifikan hingga kisaran 2.500-2.800 orang. Berlokasi di Jalan Raya Singapadu, Gianyar, dan mudah dijangkau sekitar 30 kilometer dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali Zoo siap menjadi magnet utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman wisata keluarga Bali yang lengkap dan berkesan.

